Assalamualaikum..

"هذا هو معنى الحياة هو نحن هو الإسلام." تحيات.. كيف حالك.. نأمل حصلت على مباركة لك من الله

 
<

followers
komunikasi
Create your own banner at mybannermaker.com!
Create your own banner at mybannermaker.com!
facilities

khidmat

Innalhamdulillah,khidmat kpd pelajar samada yg berada dlm kemahiran kejuruteraan(mekanikal,elektrikal,electronic,mekatronik dsb.) @pelajar agama yg berminat.sy sedia membantu menyemak proposal, report dn mmberi cadangan kpd projek tahun akhir(FYP) atau masalah pembelajaran anda secara percuma. semoga usaha anda dimudahkan utk menamatkan pengajian dn anda dpt berkhidmat serta berjuang di jalan Allah S.W.T.hubungi sy di YM;ghostrider_mujahid.JazakaAllahu Khair.
Visitor
Berbulan Madu Dengan Bidadari
Tuesday, September 16, 2008
ada zaman Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam...

Berbulan Madu Dengan Bidadari

Pada zaman Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam ada seorang sahabat yang bernama Zahid yang berumur 35 tahun namun belum juga menikah. Dia tinggal di suffah masjid Madinah. Ketika sedang memperkilat pedangnya tiba-tiba Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam datang dan mengucapkan salam. Zahid kaku dan menjawabnya agak gugup.

"Wahai saudaraku Zahid….selama ini engkau sendiri saja," Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam menyapa.

"Allah bersamaku ya Rasulullah," kata Zahid.

"Maksudku kenapa engkau selama ini engkau membujang saja, apakah engkau tidak ingin menikah…," kata Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.

Zahid menjawab, "Ya Rasulullah, aku ini seorang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan wajahku hodoh, siapa yang mahu akan diriku ya Rasulullah?"

"Asal engkau mahu, itu urusan yang mudah!" kata Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.

Kemudian Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan pembantunya untuk membuat surat yang isinya adalah melamar kepada wanita yang bernama Zulfah binti Said, anak seorang bangsawan Madinah yang terkenal kaya raya dan terkenal sangat cantik jelita. Akhirnya, surat itu dibawa ke rumah Zahid dan ia diserah sendiri oleh Zahid ke rumah Said. Disebabkan di rumah Said sedang ada tetamu, maka Zahid setelah memberikan salam kemudian memberikan surat tersebut dan diterima di depan rumah Said.

"Wahai saudaraku Said, aku membawa surat dari Rasul yang mulia diberikan untukmu saudaraku."

Said menjawab, "Adalah suatu kehormatan buatku."

Lalu surat itu dibuka dan dibacanya. Ketika membaca surat tersebut, Said agak terperanjat karena tradisi Arab perkawinan yang selama ini biasanya seorang bangsawan harus kawin dengan keturunan bangsawan dan yang kaya harus kawin dengan orang kaya, itulah yang dinamakan SEKUFU.

Akhirnya Said bertanya kepada Zahid, "Wahai saudaraku, betulkah surat ini dari Rasulullah?"

Zahid menjawab, "Apakah engkau pernah melihat aku berbohong…."

Dalam suasana yang seperti itu Zulfah datang dan berkata, "Wahai ayah, kenapa sedikit tegang terhadap tamu ini…. bukankah lebih baik dijemput masuk?"

"Wahai anakku, ini adalah seorang pemuda yang sedang melamar engkau supaya engkau menjadi isterinya," kata ayahnya.

Disaat itulah Zulfah melihat Zahid sambil menangis sejadi-jadinya dan berkata, "Wahai ayah, banyak pemuda yang tampan dan kaya raya semuanya menginginkan aku, aku tak mau ayah…..!" dan Zulfah merasa dirinya terhina.

Maka Said berkata kepada Zahid, "Wahai saudaraku, engkau tahu sendiri anakku tidak mau…bukan aku menghalanginya dan sampaikan kepada Rasulullah bahawa lamaranmu ditolak."

Mendengar nama Rasul disebut ayahnya, Zulfah berhenti menangis dan bertanya kepada ayahnya, "Wahai ayah, mengapa disebut-sebut nama rasul?"

Akhirnya Said berkata, "Lamaran ke atasmu ini adalah perintah Rasulullah."

Maka Zulfah istighfar beberapa kali dan menyesal atas kelancangan perbuatannya itu dan berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah, kenapa sejak tadi ayah tak berkata bahwa yang melamar ini Rasulullah, kalau begitu segera aku harus dinikahkan dengan pemuda ini. Kerena ingat firman Allah dalam Al-Qur'an;
"Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) diantara mereka ialah ucapan. Kami mendengar, dan kami patuh/taat. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (QS. An Nur 24:Ayat 51)

Zahid pada hari itu merasa jiwanya melayang ke angkasa dan baru kali ini merasakan bahagia yang tiada taranya dan segera melangkah pulang. Sampai di masjid ia bersujud syukur. Rasul yang mulia tersenyum melihat gerak-gerik Zahid yang berbeda dari biasanya.

"Bagaimana Zahid?"

"Alhamdulillah ia diterima ya Rasul," jawab Zahid.

"Sudah ada persiapan?"

Zahid menundukkan kepala sambil berkata, "Ya Rasul, aku tidak memiliki apa-apa."

Akhirnya Rasulullah menyuruhnya pergi ke Abu Bakar, Uthman dan Abdurrahman bin Auf. Setelah mendapatkan wang yang cukup banyak, Zahid pergi ke pasar untuk membeli persiapan perkawinan. Dalam keadaan itu jugalah Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam menyeru umat Islam untuk menghadapi kaum kafir yang akan menghancurkan Islam.

Ketika Zahid sampai di masjid, dia melihat kaum Muslimin sudah siap-siap dengan perlengkapan senjata, Zahid bertanya, "Ada apa ini?"

Sahabat menjawab, "Wahai Zahid, hari ini orang kafir akan menghancurkan kita, maka apakah engkau tidak mengetahui?" .

Zahid istighfar beberapa kali sambil berkata, "Wah jika begitu perlengkapan nikah ini akan aku jual dan akan ku beli kuda yang terbaik."

Para sahabat menasihatinya, "Wahai Zahid, nanti malam kamu berbulan madu, tetapi engkau hendak berperang?"

Zahid menjawab dengan tegas, "Itu tidak mungkin!"

Lalu Zahid menyitir ayat sebagai berikut;
"Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khuatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih baik kamu daripada cintakan Allah dan Rasul-Nya (dengan) berjihad di jalan-Nya. Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik." (QS At Taubah: Ayat 24).

Akhirnya Zahid (Aswad) maju ke medan pertempuran dan mati syahid di jalan Allah.

Rasulullah berkata, "Hari ini Zahid sedang berbulan madu dengan bidadari yang lebih cantik daripada Zulfah."

Lalu Rasulullah membacakan Al-Qur'an;
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur dijalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan kurnia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal dibelakang yang belum menyusul mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Surah Ali Imran Ayat 169-170).

"Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati, bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya." (Al Baqarah :Ayat 154).

Pada saat itulah para sahabat meneteskan air mata dan Zulfah pun berkata, "Ya Allah, alangkah bahagianya calon suamiku itu, jika aku tidak dapat mendampinginya di dunia, maka izinkanlah aku mendampinginya di akhirat."

07:34:33 pm . 19 Jun 2008
posted by Abdullah_m.e. @ 10:09 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
<
About Me

Name: Abdullah_m.e.
Home: kuala lumpur, wilayah persekutuan, Malaysia
About Me: Dan orang-orang yang terdahulu; yang mula-mula dari orang-orang “Muhajirin” dan “Ansar” (berhijrah dan memberi bantuan), dan orang-orang yang menurut (jejak langkah) mereka dengan kebaikan (iman dan taat), Allah reda kepada mereka dan mereka pula reda kepada Nya, serta Dia menyediakan untuk mereka syurga-syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; itulah kemenangan yang besar. (Surah At-Taubah, Ayat 100) masih di dalam proses pembelajaran baik untuk keperluan mahupun agama..masih di dalam fasa membaiki diri..kerana diri ini tidak sempurna..
See my complete profile
Previous Post
Archives
Disclaimer

For all reader information,i`m not a ustaz,hafizul quran more so ulama`.i`m just the follower (ittiba`) of the Prophet S.A.W,the companions R.Anhum and whom who followed them from time to time until Qiyaamah.for that reason,almost all the published article,translation or journal and quote have reference.only certain do not have a reference due to that publish is personal opinion/advice of the writer.still in process of learning and purifcation.moderate opinion and neutral method.not in favor/represent of any organizational,fiqrah,political party or jamaah.what is good and there`s akhlak,we follow them.what is not very good,we make a moral story of it. This blog is published in Bahasa Malaysia so that the malay language user can understand some translation of kitab or quote from ulama` and to uphold usage of bahasa malaysia among whom understand malays.some of the kitab or reference is not published and sale in malaysia,almost majority of it is from Hindustani sub-continent and some of it from the middle-east.only certain publish in english language. Manhaj Ahlul Sunnah Wal Jamaah,follow Shafii` Mazhab. Jazakumullahu Khairan Kasthira`,

Powered by

BLOGGER

Lau ka na Bainana Al-Habib-Abdul Rahman Mohamed,Saudi Arabia..

lau kana bainana(1)

Powered by mp3skull.com

Powered by

BLOGGER

Darul Uloom Deoband,Saharanpur,India

Darul Uloom Nadwatul Ulama`,Lucknow,India.

Jamia` Darul Uloom Karachi,Pakistan.

Mazahirul Uloom,Saharanpur,India.

Darul Mustafa`,Tarim, Yaman

Darul Uloom Azaadville,South Africa.

Miftahul Uloom,Bandar Baru Sri Petaling,Kuala Lumpur,Malaysia

Ba`alawi,Kuala Lumpur,Malaysia.

Yayasan Al-Jenderami,Jenderam Hilir,Selangor,Malaysia

Yayasan Sofa`,N.Sembilan,Malaysia.

Blog Visitor Location


widgeo.net

© 2005 Assalamualaikum.. Blogger Templates by Isnaini and Cool Cars Pictures